AC3 (1) curhat (18) daily (15) galau (3) gossip (4) idol (10) info (92) moment (2) motivasi (5) new year (1) quiz (5) quotes (2) some shit (12) song (63) spam :p (4) tips (16)

Senin, 26 Maret 2018

Tulisan iseng, gak penting


Hari itu jumat tanggal 7 desember 2012. Saat itu, pada sore itu, seorang anak laki laki masuk ke dalam kelas kami yang sedang sepi, hanya ada aku dan temanku, saat itu kami hanya berdua. Dia sudah berteman akrab dengan temanku, sudah tidak canggung ngobrol, beda kalau dengan ku. Dia bahkan tidak pernah melihat ku. Dia masuk kelas kami, mengobrol sedikit dengan temanku, kemudian mengambil gitar yang ada di atas meja. Dia memainkan gitar itu. Terdengar suara gitar intro sebuah lagu. Aku melihatnya. aku merasa sesuatu yang berbeda di dalam dirinya. Seolah kehadiranya pada sore itu menaikan kadar hormon estrogen dan dophamin dalam diriku, membuat aku merasakan euforia yang belum pernah ku rasakan sebelumnya terhadap orang lain. Aku menyukainya, sangat menyukainya, bahkan sudah sejak lama, sejak pertama kali melihatnya. Dia pergi, keluar dari kelas kami, dia pulang. Dia telah membawa sesuatu dengan kepergian nya, hatiku. Selepas itu aku tidak bisa berhenti untuk terus membicarakan nya, menyebut nya, memuji nya, menunjukkan betapa aku sangat mengagumi nya. Temanku itu menjadi saksi hidup betapa aku menggilainya. Aku sangat terjatuh.

Aku masih ingat dimana pertama kali aku bertemu denganya. Aku juga masih mengingat baju apa yang dia pakai saat itu. Kemeja kotak2 warna merah. Aku juga masih mengingat kalimat pertama yang diucapkannya kepadaku pada hari yang sama. “hari rabu belajar matematika ya?”. Aku  masih mengingat caraku dengan sembunyi2 melihatnya, melihatnya dari pantulan bayanganya dari pintu kaca itu. Aku masih mengingat itu, dulu aku menyimpan namanya sebagai R.  aku ingat, setelah keluar kelas, setelah dia menyapaku, aku seperti tidak waras. Temanku bertanya, mengapa terus ada senyum di wajahku. Aku tidak bisa menjawab. Bahkan, aku tidak sadar kalau aku tersenyum.

Suatu hari, bisakah seseorang menjelaskan fenomena apa yang yang terjadi kepadaku saat itu, euforia apa ini? Mengapa aku tidak bisa merasakannya lagi dengan orang lain? Ada apa dengannya sehingga aku hanya mengalami ini terhadap nya?



"I've learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel"

- Maya Angelou

Minggu, 18 Maret 2018

I'm your (secret) admirer

Halo tuan.
Saya mengetahui anda sudah sejak lama, sejak putih biru. Kita tidak saling kenal, namun saling tahu. Pertama kali saya dengar namamu dipanggil ke depan. Saya sudah melihat sosok anda. Sosok yang ambisius dan nerdy. Tidak ada yang saya rasa selain kekaguman. Saya penasaran.

Hari demi hari berlalu, saya terus kepo untuk memuaskan hasrat ingit tahu saya. Dan dari sana, saya semakin mengetahui anda.

Suatu hari anda datang ke dalam kelas kami. Untuk apa waktu itu? Saya lupa. Tapi point penting yang saya ingat waktu itu hanya kehadiran anda, Tuan. Saya malu, tidak tahu kenapa. Saya melakukan hal konyol pada saat itu, saya tidak tahu apakah anda menyadarinya.

Sepertinya kamu tahu, dan mungkin juga sedikit penasaran, siapa wanita aneh ini? Konyol, awal bulan maret 2011, anda menyapa saya, yang saya juga bingung mau bales apa. Eh pas sudah dibales, malah tidak dibales lagi.

Tibalah hari mos smanlee. Hey, kamu satu SMA dengan saya? bukanya kamu masuk SMA beasiswa yang khusus untuk orang2 pintar itu? Saya lagi lagi melakukan hal konyol yang membuat anda, mungkin, menyadarinya.

Minggu ketiga di bulan September 2011, sekali lagi anda menyapa iseng.
ngapain ya disapa gitu, coba ajak kenalan saja wkwkw

Waktu berlalu, kita tidak jadi satu SMA. Lama sekali saya tidak kepoin anda. Lulus SMA kita kuliah, kita satu almamater beda fakultas. Juga saya tidak pernah kepo anda lagi, boro2 melakukan hal bodoh dan konyol seperti dulu.

Beberapa bulan lalu, ketika saya lagi sibuk mempersiapkan sidang untuk dapet title Sarjana Teknik, anda memfollow saya di instagram. Saya bertanya, apa yang mendorong anda mengetik nama saya di kolom pencarian? saya yakin tidak mungkin ada di suggested list anda, tidak perlu saya jelaskan, tapi saya yakin. Mungkin anda, hanya penasaran, dengan secret admirer anda dulu ya. HAHA

Iseng, saya SENGAJA men-like foto anda yang sudah lama. iya itu sengaja! alasanya gak ada. Saya cuma suka foto itu, pokoknya suka. Dan mungkin secara tidak langsung saya cuma mau kasih sinyal, heyyy I am your admirer, tanpa maksud apa2.

Tuan, saya tahu siapa anda, begitupun sebaliknya, kenapa kita tidak kenalan saja? Apakah kamu mau mengenal saya? Mengenal yang sebenarnya, sebagai TEMAN saja, bukan chat iseng Hi saja. Tanggung loh, Tuan. hehe

Senin, 26 Oktober 2015

tidak berjudul~

26 okt 2015, pukul 2.16. Saya masih terjaga. Ada sesuatu didalam hati saya yang ingin saya bagi kepada seseorang tetapi sejujurnya saya merasa tidak ada satu orang pun yang bisa menjadi tempat berbagi cerita untuk saya. Saya merasa butuh berbagi cerita dengan orang yang positif bukan orang yang cuma bisa kepo. Saya ingin mengobrol dengan seseorang dan mendengar suara orang itu. Orang itu, yang dulu bisa menelpon saya sampai jam 4pagi dan kami tetap masuk sekolah jam 6.25. Saya bahkan sempat tertidur ketika dia bercerita hal2 yang kadang tidak saya mengerti haha.. dan saya merindukannya.  Saya tidak menyangka hal seperti itu bisa sangat saya rindukan sekarang. Orang itu membuat saya bisa leluasa bercerita tentang apapun. Hampir tdk ada yang saya maupun dia sembunyikan satu samalain, bahkan untuk hal sepele sekalipun.

saya butuh tempat berbagi seperti dia. Akankah bisa saya dapatkan lagi?

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...